Kota Pontianak
telah mampu mencegah meningkatnya konflik secara umum. Bagaimanapun,
di Pontianak telah terjadi beberapa konflik kecil pada masa lalu
dan di beberapa Kabupaten mengalami konflik lebih sering dalam
skala yag lebih besar. Beberapa analis mengatakan bahwa Pontianak
dapat menjadi lokasi di mana kekerasan antara dua kelompok etnis
yang paling besar, Dayak dan Melayu bisa meletus. Dalam kedudukan
etnis yang bipolar tersebut, ancaman konflik antar masyarakat
ini harus dicermati secara hati-hati. Bipolaritas dapat menimbulkan
kesukaran dalam membatasi kekerasan komunal di dalam batas-batasnya.
Bahkan, kekerasan Dayak-Melayu dapat dengan mudah menyebar ke
daerah-dareah yang lain dengan memicu daerah konflik etnis yang
lebih luas.
Program Studi UNTAN jurusan Ilmu Sosiologi terletak di kota Pontianak
dan memiliki 3 program utama:
-
Administrasi Publik
- Sosiologi
- Politik
Tenaga
pengajar dalam program ini termasuk:
-
Prof. Dr. Syarif Ibrahim Alqadrie
ICSN
menyusun kuliah-kuliahnya di Pontianak
dalam:
top