Unpar
UNPAR
menawarkan kesempatan untuk para Sarjana Konflik
Pusat
aktivitas |
Universitas
Parahyangan
UNPAR
menawarkan kesempatan untuk para Sarjana Konflik
Universitas Katholik Parahyangan (UNPAR) dengan Rektornya, Dr. Pius
Suratman Kartasasmita adalah salah satu dari dua orang Indonesia
yang menjadi mitra penuh di dalam proyek ICSN yang menghubungkan
EU-Asia. Dalam kaitan dengan efisiensi administrasi dan manajemen
proyeknya, UNPAR telah bertindak sebagai koordinator proyek dan
operasional di Indonesia yang bertanggung-jawab atas aktivitas ICSN.
Visi
dari Universitas ini adalah untuk mempromosikan Ilmu Pengetahuan
Dan Teknologi di dalam melayanani kemanusiaan.
Dalam
masalah yang berkaitan dengan konflik, visi UNPAR dipadukan dengan
misi ICSN untuk pemahaman konflik yang bersifat akademis yang berusaha
memberikan kontribusi positif dalam solusi nir-kekerasan.
Rumusan
ICSN menggabungkan tradisi Eropa Utara dalam riset perdamaian dengan
pemahaman Indonesia terhadap konflik yang berada di Indonesia. Dan
ini merupakan salah satu rumusan UNPAR dalam aktivitas studi konfliknya.
Di UNPAR, studi konflik menjadi bagian dari riset, pengajaran dan
pelayanan masyarakat yang dilakukan dalam beberapa fakultas dan
departemen. Konflik dipahami tidak hanya sebagai fenomena makro,
pada level internasional atau nasional, tetapi juga pada level mikro
pemerintahan, ekonomi, dan interaksi sosial secara umum. Inilah
alasan kenapa studi konflik tidak menempati sebuah sentral tunggal,
UNPAR dan ICSN bekerjasama melalui beberapa simpul individu di berbagai
fakultas dan departemen.
|